Tampilkan posting dengan label prosesor. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label prosesor. Tampilkan semua posting

Cara Atasi Bunyi Hard Disk Seagate

EdyPk Blog - Seagate tergolong hard disk yang kuat dan tahan terhadap getaran, tidak terlalu bising walau melakukan kinerja yang berat dan memiliki suhu yang stabil. Namun ada beberapa hard disk Seagate terdapat bunyi tik-tik saat di goyangkan (dalam keadaan tidak nyala), seperti besi yang sedang bersentuhan ketika digoyangkan.

Untuk lebih jelasnya saya masih belum bisa mengetahui secara pasti, yang jelas, setiap saya ketemu dengan hard disk jenis SATA, dalam keadaan mati selalu saya coba untuk menggoyangkan dan bunyi itu pun selalu ada. Namun jika hard disk mengalami bunyi ketika hard disk dalam keaadaan nyala, test tegangan power supply pada bios atau menggunakan software.

Tes cek apakah tegangannya sudah stabil, jika memang tidak stabil coba kurangi beban power supply seperti halnya melepas kipas atau DVD ROM, kalaupun masih tidak stabil, segeralah untuk mengganti power suplay Anda yang baru karena akan sangat membahayakan kondisi hard disk Anda karena bisa menyebabkan bad sektor, baik fisik maupun non fisik dan kemungkinan terburuknya bisa mengalami mati total dan Andapun akan kehilangan data penting Anda.

Jika memang tegangan pada power suplay Anda normal, bisa juga hard disk tersebut mengalami kerusakan fisik yang disebabkan karena sering mengalami listrik padam secara mendadak dan hang.

Hasil Test Hard Disk Seagate Normal (Berbunyi Tik-tik dalam keadaan mati) Dengan speed rate: Linier rate 69.7 MB/s, Linier rate 58.3 MB/s, Linier rate 32.1 MB/s, Random rate 51.4 MB/s, Buffered rate 130.1 MB/s, Average rate access 16.79 MB/s.

Sekian dahulu informasi Cara Atasi Bunyi Hard Disk Seagate, semoga bermanfaat ya :)

Sejarah Awalnya Linux

EdyPk Blog - Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.

Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).

Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME).

Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard (HP) dan Sun (Java).

Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office atau Libre Office atau Open Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :

* RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.

* Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya

* Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.

* SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
* Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.

* WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.

Masih banyak lagi sih distro-distro linux lainnya dan bakalan banyak tu distro-distro linux yang berkembang selanjutnya. Kenapa Linux ?? karena Linux itu ya Unix (^_^)

Sekian dulu informasi Sejarah Awalnya Linux, semoga bermanfaat ya :)

Pengenalan Tentang Linux

EdyPk Blog - Kata "Linux" untuk saat ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna internet dan komunitas mahasiswa yang memiliki hobby untuk mencoba software-software baru. Secara teknis dan singkat mudah digunakan.

Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.

Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, Linus Torvalds, yang sebetulnya mengacu pada suatu kumpulan software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk kompiler, interpreter, editor dan utilitas.

Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, ethernet, SLIP dan PPP dan interoperabilitas. Produk perangkat lunak yang handal (reliable), termasuk versi pengembangan terakhir. Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang memiliki beragam kebutuhan dan juga pengguna dapat turut serta bertindak sebagai tim pengembang sendiri.

Sumber: berbagai sumber

Sekian dulu informasi Pengenalan Tentang Linux, semoga bermanfaat ya :)

AMD Meluncurkan Prosesor Hondo Untuk Tablet

EdyPk Blog - AMD meluncurkan APU Z-60 yang disiapkan untuk tablet Windows 8. Prosesor dengan code-name Hondo tersebut mengintegrasikan CPU dual-core 1GHz dan GPU 80 core HD 6250.

Dibandingkan dengan pendahulunya, Z-01, yang diluncurkan tahun lalu, konsumsi dayanya sudah lebih rendah, yaitu 4,5W. Menurut AMD, konsumsi daya tergantung pada aplikasi yang dijalankan, yaitu mulai dari 0,08W pada saat sleep mode sampai 4,79W ketika memutar video HD.

Konsumsi daya berkaitan dengan daya tahan baterai. AMD menjanjikan, tablet dengan Z-60 dapat menjalankan Windows 8 selama 10 jam sekali isi-ulang baterai, 6 jam untuk pemutaran video, 8 jam untuk browsing Web, dan dua minggu dalam sleep mode.

Teknologi Start Now dari AMD, yang kompatibel dengan Windows 8 dan Windows 7, memungkinkan sistem kembali hidup dari sleep mode selama dua detik, dan booting Windows selama 25 detik. Ini lebih lambat bila dibandingkan dengan iPad, tetapi cukup cepat mengingat tablet ini menjalankan Windows.

Bila dibandingkan dengan chip Intel Atom Z2760 alias Clover Trail yang juga ditujukan untuk tablet, konsumsi daya Z-60 masih lebih tinggi. Clover Trail hanya mengonsumsi daya 1,7W. Meski demikian, kekuatan AMD menurut para pengamat terletak pada kinerja grafis dan harganya yang lebih murah.

Graphics core Radeon pada Z-60 akan mendukung DirectX 11 dan resolusi layar HD. AMD menyatakan, Z-60 cukup powerful untuk memainkan game Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Orcs Must Die pada resolusi 1024x768 dengan frame rate 30 fps (frame per second).

Menurut AMD, tablet dengan chip Z-60 akan tersedia bulan ini juga. Tahun depan AMD akan merilis chip tablet berikutnya ber-code-name Tamesh. Berbeda dengan Hondo yang menggunakan core CPU Bobcat, Tamesh akan menggunakan core CPU yang lebih baru dengan code-name Jaguar yang konsumsi dayanya lebih efisien.

Sekian dulu informasi tentang AMD Meluncurkan Prosesor Hondo Untuk Tablet, semoga bermanfaat yah :)
 

Copyright © EdyPk blog - All Right Reserved.