Tampilkan postingan dengan label berat badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berat badan. Tampilkan semua postingan

Hubungan Bahagia Bikin Berat Badan Naik

EdyPk Blog - Sepertinya perempuan di seluruh dunia berada dalam pertempuran terus-menerus melawan berat badan.

Data statistik mengejutkan mengungkapkan bahwa rata-rata perempuan  berusia 45 tahun telah melakukan  61 kali  diet dalam hidupnya. Plus fakta  survei tentang  naik turunnya siklus berat badan perempuan menemukan, kebahagiaan dalam hubungan memiliki pengaruh paling besar pada bobot tubuh.

Hampir setengah (47%) dari perempuan mengalami kenaikan berat badan lebih ketika bahagia dalam hubungan atau mengalami pengalaman membahagiakan lain, termasuk berhenti merokok atau bahkan memiliki anak. Sementara untuk laki-laki, hanya sepertiga (36%) yang mengalami kenaikan berat badan sebagai akibat dari hubungan bahagia.

Pengalaman hidup  yang membuat perempuan bertambah berat badan:
Hubungan bahagia: 46%
kehamilan: 30%
Hubungan yang tidak bahagia: 28%
Karir: 27%
Baru mempunyai anak: 8%
Menganggur: 20%
Pernikahan: 15%
Jomblo: 14%
Putus cinta: 12%
Pindah rumah: 12%

"Diketahui juga bahwa kebiasaan makan dapat dipengaruhi oleh emosi dan sebagai hasilnya tahap kehidupan yang berbeda dapat berdampak pada berat badan seseorang. Sangat mudah untuk menjadi santai ketika Anda berada dalam hubungan yang menyenangkan, di mana perjalanan ke gym dapat dengan mudah tergantikan oleh mengunyah di sofa dan makan di restoran," jelas ahli diet Helen Bond.

Pengalaman hidup yang menyebabkan perempuan turun berat badan:
Putus dengan pasangan: 27%
Jomblo: 24%
Hubungan yang tidak bahagia: 21%
Pasangan baru: 19%
Karir: 17%
Pernikahan : 17%

Mengenai hal ini, Helen menambahkan: "Sebenarnya, berada dalam hubungan bahagia benar-benar dapat membuat lebih mudah untuk menjaga tubuh tetap ideal. Kuncinya, Anda harus  mendukung dan mendorong satu sama lain untuk makan sehat dan berolahraga. Memiliki pasangan yang berbagi atau mendukung penurunan berat badan akan memacu meningkatkan tekad Anda bahkan ketika Anda sedang merasa malas."

Sekian dulu informasi Hubungan Bahagia Bikin Berat Badan Naik, semoga bermanfaat ya :)

Sup Hangat Kuliner Untuk Musim Hujan

EdyPk Blog - Di saat hujan deras berkepanjangan, paling enak menikmati sup. Selain membuat tubuh tetap hangat, juga sehat karena sup baik untuk mencegah penyakit. Banyak bahan makanan yang cocok diolah menjadi sup.

Kali ini saya memilih sup ikan dan sayuran, terutama tomat dan brokoli. Ikan patut diperhitungkan sebagai sumber zat gizi penting. Kebiasaan makan ikan laut yang dilakukan masyarakat Eskimo dan Jepang memberikan petunjuk kuat akan rendahnya kejadian penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung.

Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang memiliki karakter unik, yakni mampu mencegah serta mengurangi penumpukan kolesterol dan melekatnya bintik-bintik darah pada dinding pembuluh. Selain itu, omega-3 juga dapat mengatasi penyakit asma, rematik, penyakit kulit, komplikasi diabetes, dan kanker payudara. Bahkan, pertumbuhan sel otak manusia sangat tergantung pada kecukupan kadar omega-3, sejak janin sampai balita.Bila pada masa tersebut janin dan bayi cukup mendapat omega-3, anak akan tumbuh dengan potensi kecerdasan maksimal.

Karena alasan itu, sejak hamil, ibu perlu mengonsumsi ikan sampai bayinya lahir. Antioksidan Kuat Selain ikan, banyak jenis sayuran yang lezat dibuat sup. Tomat dan brokoli misalnya. Warna merah pada tomat disebabkan zat fitokimia yang dikandungnya, biasa disebut likopen. Zat itu termasuk golongan karoten. Likopen berperan sebagai antioksidan yang sangat kuat dan mampu melindungi otak serta sistem saraf. Tomat juga mengandung mineral, kalium, vitamin B dan C, serta serat.

Hasil suatu penelitian di Amerika Serikat menunjukkan hubungan antara kanker prostat dengan konsumsi aneka buah dan sayuran. Manfaat tomat sangat menonjol dalam mengurangi risiko kanker prostat tersebut karena mengandung antioksidan yang kuat jika diasup dalam kondisi segar atau sebagai jus. Dianjurkan untuk mengonsumsi tomat 10 kali seminggu, masing-masing satu setengah butir.

Likopen merupakan antioksidan yang sangat kuat melindungi tubuh dari radikal bebas. Selain prostat, juga berlaku pada jenis kanker lainnya. Menurut penelitian di Eropa, seseorang yang memiliki kadar likopen tinggi dalam lemak tubuhnya, mempunyai risiko kanker separuh lebih rendah dibandingkan mereka yang kadar likopennya rendah.

Likopen melindungi tubuh dari penyakit jantung melalui pengurangan radikal bebas. Para ahli dari Universitas Kentucky di AS juga percaya bahwa makan tomat berarti mengonsumsi antioksidan, sehingga dapat melindungi tubuh dari kanker dan penyakit jantung. Likopen juga dapat melawan radikal bebas yang merusak sendi-sendi tubuh, otot, serta sel otak.

Mengonsumsi tomat adalah cara sangat murah untuk menghindari terjadinya penyakit akibat menurunnya daya tahan tubuh. Selain dimakan segar, tomat dapat dibuat jus dan sup.

Sekian dulu informasi tentang Sup Hangat Untuk Musim Hujan, semoga bermanfaat all :)

6 Penyebab Gagalnya Penurunan Berat Badan

Sudah berusaha menurunkan berat badan tetapi masih gagal juga? Kondisi seperti ini sering dialami hampir oleh mereka yang sedang berusaha menurunkan bobot tubuh. Tidak semua orang yang menjalani program diet berhasil menurunan berat badan mereka.

Banyak hal yang melatarbelakangi kegagalan tersebut, mulai dari tatalaksana yang tidak tepat atau mungkin informasi yang didapat tidak sesuai.

Banyak orang ingin mendapatkan tubuh ramping dengan cara singkat. Padahal, untuk mendapatkan itu semua seseorang perlu lebih dulu melakukan perubahan gaya hidup permanen, tidak bisa dengan cara instan. Berikut ini adalah 6 alasan yang mungkin bisa menjelaskan penyebab kegagalan dari program diet Anda.

1. Tidak mendapatkan cukup tidur

Joey Shulman, seorang penulis masalah kesehatan mengatakan, buruknya kualitas tidur sangat menentukan tingkat hormon dalam tubuh. Seseorang yang merasa lelah mungkin cenderung mengonsumsi makanan yang tidak sehat.  "Orang yang kurang tidur cenderung memiliki sekresi hormon kortisol berlebih, sehingga mereka lebih gampang stres. Dan itu akan memicu penyimpanan lemak juga," katanya. Kurang tidur juga menyebabkan fluktuasi hormon leptin dan ghrelin, yang dapat mempengaruhi apakah Anda merasa kenyang atau lapar.

2. Menjalankan pola diet jangka pendek

Dr David Macklin, dokter keluarga sekaligus pendiri Weightcare, sebuah perusahaan yang fokus menangani program penurunan berat badan mengatakan, menjalani program diet tanpa ada target yang ingin dicapai seperti misalnya membatasi kebiasaan dan perilaku makan akan membuat rencana diet Anda gagal.

Menurut Macklin, diet yang setengah-setengah cenderung membuat seseorang tidak fokus pada perubahan jangka panjang. "Kebanyakan orang ingin mendapatkan hasil dengan cepat dan menemukan cara mudah untuk menurunkan berat badan, dan khawatir untuk mengubah kebiasaan mereka," katanya.

3. Makan di malam hari

"Salah satu yang menjadi masalah dengan makan di malam hari adalah bahwa orang tidak mendapat cukup makan di siang hari," kata Dr Arya Sharma, kepala Cardiovascular Obesity Research and Management di University of Alberta.

"Jika Anda lelah dan lapar di malam hari, Anda akan cenderung makan apa saja yang menurut Anda enak (seperti junk food) dan mengkonsumsi sebagian besar kalori ketika metabolisme Anda sedang melambat akibat kurang makanan pada siang hari," tambahnya.

4. Salah ngemil makanan

"Bagi sebagian orang, kebiasaan ngemil mungkin dianggap baik, sementara yang lainnya menganggap itu bencana," kata Sharma. Menurut Sharma, kunci untuk ngemil sehat adalah dengan berusaha mengontrol keinginan ngemil dan tidak mudah menyantap camilan hanya karena Anda merasa lapar.

5. Terlalu banyak makan

Gary Taube, penulis buku terkenal dan kontributor responden untuk majalah Science berpendapat bahwa makanan yang kaya karbohidrat adalah penyebab utama epidemi obesitas. Sementara beberapa ahli medis mengklaim bahwa membatasi asupan karbohidrat dapat membuat orang tidak sehat. Taube mengatakan, menurut penelitian, pola makan setiap orang pada dasarnya harus rendah roti, biji-bijian dan bahkan buah-buahan.

6. Bosan menjalani rutinitas latihan

Menjalani rutinitas latihan yang sama persis setiap hari memang sulit dan terkadang membosankan. Dalam buku pertamanya berjudul 5 Factor Fitness, Harley Pastnernak, seorang instruktur kebugaran merekomendasikan supaya setiap orang melakukan jenis latihan yang berbeda setiap hari dalam seminggu, di mana masing-masing jenis latihan berfokus pada bagian tubuh yang berbeda.

Variasi itu, kata Pasternak, bisa dilakukan dengan mengubah intensitas latihan atau beralih dari latihan cardio menjadi latihan ketahanan. Hal ini menurutnya penting sehingga Anda tidak bosan. "Setidaknya lakukan satu hal berbeda setiap hari," ujar Pasternak.
 

Copyright © EdyPk blog - All Right Reserved.